Responsive Banner design

Cara membuat template di blogspot

Lagi cari Template buat blog yang baru sobat ? kesulitan mencari yang cocok ? oke,kali ini juragan punya solusi-nya,kenapa tidak mencoba membuat template sendiri saja? ya,dengan begitu ke-kreatif-an kita sudah tidak terbatasi hanya karena masalah hak cipta. udah pada gak sabar ni kayak-nya. langsung aja kita ke-TKP gan !

"Cara Membuat Template Blogger". Mulai dari mana ya? nnnngg.. ohya, juragan

CELOTEH PILPRES


Siapakah calon presiden dan wakilnya menurut pilihan anda. Memang bila hal ini didiskusikan akan sangat luas perspektif-nya, juga subyektifitasnya. Setidaknya untuk pilpres yang akan dilakukan seluruh warga Negara Indonesia yang punya hak pilih, akan lebih mudah ketimbang memilih legislative beberapa waktu lalu. Capres hanyalah 3 pasang sementara calon legislative ada puluhan orang yang umumnya anda juga tidak kenal orangnya. Ditambah ketentuan KPU diadakannya beberapa kali debat di media elektronik membuat masyarakat lebih mengenal dan mengetahui calon presiden dan wakil yang akan menjabat periode 2009 – 2014.

Sebelum tiga pasang capres di sahkan oleh KPU ramai diwacanakan dan diperbincangkan berbagai tokoh atau profile yang layak menjadi seorang presiden dan wakilnya. Layak disini artinya cukup luas, bahwa calon harus seorang pemuka masyarakat, memiliki kemampuan, ketrampilan, pengetahuan dan kemauan. Calon juga harus bisa diterima oleh masyarakat luas dan memiliki dukungan. Calon ini juga harus memiliki record yang bersih. Tidak ketinggalan calon juga memiliki kapasitas secara global / internasional mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu anggota PBB dan perannya secara social, politis, maupun ekonomi.

Apalagi Indonesia dikenal sebagai Negara kepulauan, zamrud khatulistiwa, gemah ripah loh jinawi, konon bamboo-pun kalau dilempar bisa tumbuh. Indonesia juga dianggap sebagai paru-paru dunia terkait luas hutannya. Meski hutan itu semakin cepat saja ditebang dan dijual gelondong kayunya oleh mereka yang konon dapat konsesi – lucu ya asset Negara dibagi-bagi. Indonesia ini juga statusnya adalah pengimpor minyak meski awalnya sebagai anggota pengeskpor. Jangankan minyak, semua kebutuhan hidup seperti, buah-buahan, beras / sembako, pakaian, sepatu dan kapas/benang untuk membuat kainpun mesti diimport. Jangan kata barang yang terkandung sentuhan teknologi di dalamnya seperti transportasi, elektronik, computer dan mesin, semuanya praktis harus diimport. Dan,,,Indonesia memiliki salah satu hutang yang sangat besar sehingga bayi lahir-pun mesti menanggung hutang jutaan rupiah.

Dengan begitu banyak PR menumpuk sebenarnya mereka yang bersedia akan menjadi presiden dan wakil tentunya seorang yang sangat mulia. Kenapa, karena rela untuk “mencuci piring, membuang sampah”, bekerja keras membanting tulang , memikirkan jutaan rakyat dan kondisi negeri yang “luluh lantak” he he. Bila motif utama presiden dan wakilnya begitu mulia, tentu pantas didukung oleh semua rakyat, dan itulah yang diharapkan. Bukan motif lainnya untuk berkuasa menggenggam wewenang, memonopoli akses, membangun kerajaan bisnis dan memperkaya diri dan kelompoknya. Inilah motif yang akan membahayakan masa depan negeri ini !

Nah kembali ke calon presiden pilihan anda tadi, seorang sopir taxi sempat mengatakan akan memilih Mega-Prabowo. Lho kenapa, jawab sopir taxi tadi, siapa tahu ada perubahan, toh pemnimpin yang sekarang sudah tahu kiprahnya dan dianggap belum banyak melakukan perubahan. Mega-Prabowo kan kaya raya, jadi bisa saja memang niat mereka akan mensejahterakan rakyatnya, lanjut sopir taxi tadi. Tapi kan Mega pernah jadi Presiden, betul katanya, hanya sekarang kan ada Prabowo, siapa tahu akan membela wong cilik seperti petani, nelayan dan buruh. Toh kalaupun keduanya tidak terpilih, sopir taxi bilang tidak akan rugi atau kehilangan apa-apa, nothing to lose –lah istilah betawi-nya. Setidaknya dia memilih mengharapkan perubahan.

Kalau dikembalikan kepada prasyarat di atas keduanya mega-prabowo tentu memiliki modal yang cukup. Keduanya punya dukungan, dan kapasitas internasional. Keduanya juga tokoh dan pemuka masyarakat. Keduanya akan memiliki peluang seluas-luasnya untuk dapat membela wong cilik- sebagaimana slogan dan tag line kampanye. Keduanya punya kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan, memberdayakan BUMN, memberdayakan aparat Negara dan tidak asal menjual asset Negara secara besar-besaran. Itulah rangkuman tekad keduanya yang selalu dikumandangkan saat debat di media elektronik.

Lain lagu celoteh penjaja soto depan kantor yang akan tetep memilih SBY-Boediono. SBY sudah terbukti bisa memimpin negeri ini dan berjalan lancar-lancar saja. Semua rakyat bebas berusaha dan mencari makan, pendapat bakul soto itu. Dia yakin SBY akan membuat perubahan atau minimal menjamin negeri ini aman tentram dan memberi rakyatnya ruang kehidupan. SBY juga selalu santun dan disukai oleh masyarakat atas sikap sopannya itu. Perkara dicap peragu ya nobody’s perfect-lah, emangnya malaikat mesti sempurna, presiden juga manusia. Lha kalau pak Boediono yang sering dianggap pro asing, tukang soto ngga mau ambil pusing, wakil tentu akan membantu presidennya. Menurut pandangan tukang soto pak Boed itu dilihat dari prejengannya- profilnya itu orang jujur, santun, dapat dipercaya dan memikirkan rakyat bawah.

Pemerintahan yang bersih, berwibawa dan dapat memberantas korupsi adalah tag line kampanye pasangan nomor urut dua ini. Keduanya juga menjanjikan untuk bisa menjaga kestabilan ekonomi, pembangunan infratsruktur dan bertekad lebih memeratakan pembangunan nasional. Keduanya juga bertekad menjaga jati diri bangsa dan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD45. Maka slogan Lanjutkan- menjadi andalan pasangan SBY-Boediono bahwa fundamental Negara yang sudah kuat akan dialanjutkan guna mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Keduanya, tidak dipungkiri memiliki modal cukup dan pengakuan secara internasional. Keduanya sudah membuktikan memiliki akses dan network secara internasional. Keduanya juga memiliki keahlian di bidangnya. Sehingga bila motif keduanya adalah mensejahterakan rakyat, keduanya ada di posisi yang tepat. Tentu keduanya perlu merevisi berbagai kekurangan di masa sebelumnya untuk penyempurnaan ke depan.

Sementara rekan tetangga kamar kost sudah menetapkan pilihannya, JK-Wiranto, lebih cepat lebih baik katanya. JK, dimata sang rekan menggambarkan profil yang cekatan dan cepat bertindak. JK cenderung menjadi problemsolver dan solusioriented. Disaat sekarang dimana era sudah berubah dan makin cepat dibutuhkan pemimpin yang bisa mengambil keputusan dengan cepat pula. Soal JK bukan orang Jawa, wah kenapa kembali bicara kesukuan sanggah sang rekan. Justru Indonesia harus membuktikan bahwa suku apapun sama dan berhak menjadi pemimpin. Lagipula jama gene masih bicara suku, cape deh, celoteh rekan tadi.

Lagi-lagi kedua calon JK-Wiranto memiliki modal yang sama, dukungan dan pemuka masyarakat. Untuk akses dan network internasional, keduanya-pun memiliki. Sehingga memang ketiga pasangan bisa dianggap memiliki kapasitas yang dibutuhkan sebagai seorang pemimpin sebuah Negara besar.

Siapapun yang akan memimpin dan menjabat, yang penting dapat mensejahterakan rakyat, mengangkat derajat bangsa setara bangsa lainnya, menjaga dan mempertahankan asset dan sumber daya Negara bagi kehidupan saat ini dan generasi mendatang. Pilihan ada ditangan anda, dan lakukan sesuai keyakinan anda. Apapun pilihan rakyat adalah yang terbaik, bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.

Kerjasama ATSI – Pemerintah Kota Yogyakarta


Pemberdayaan Infrastruktur Telekomunikasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Yogyakarta, 25 Juni 2009. Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memaksimalkan pemberdayaan menara sebagai bagian dari Strategi Nasional Pengembangan E-Government. Kerjasama ini sekaligus merupakan wujud dukungan dan partisipasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi yang prima serta memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penandatanganan kerjasama dilakukan hari ini (25/6) oleh Walikota Yogyakarta - H. Herry Zudianto dan Ketua ATSI - Merza Fachys, di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Penandatangan kerjasama antara ATSI dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dilakukan disela-sela diskusi Bersama mengenai “Peranan Industri Telekomunikasi dalam Mendukung Kemajuan Dunia Pendidikan Indonesia” di Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta. Diskusi ini menghadirkan Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika RI - Basuki Yusuf Iskandar, Direktur Urusan Pemerintah Daerah Direktorat Jenderal OTDA, Departemen Dalam Negeri - Made Suandi, Walikota Yogyakarta - H. Herry Zudianto, Ketua ATSI - Merza Fachys dan Kepala Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Gadjah Mada - Bambang Nurcahyo Prastowo.

Pada acara ini, ATSI juga menggelar program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan menyediakan fasilitas Telepon Umum Gratis (TUG) yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang hadir pada acara ini secara cuma-cuma.

Merza Fachys, Ketua Umum ATSI, mengatakan bahwa, “Tingginya tingkat penetrasi selular di Indonesia, yang hingga saat ini telah mencapai 160 juta pengguna, menuntut para operator untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi yang prima. Untuk menghadirkan layanan berkualitas hingga menjangkau ke daerah-daerah terpencil, tentunya para operator memerlukan dukungan pemerintah daerah untuk pengadaan infrastruktur telekomunikasi melalui regulasi dan kebijakan yang berlaku di daerah masing-masing. ATSI menyambut dengan baik respon yang positif dan partisipatif dari Pemkot Yogyakarta untuk menyusun serta mengimplementasikan kebijakan/regulasi daerah (peraturan walikota) yang mendukung pemberdayaan menara sebagai infrastruktur telekomunikasi.”

Kerjasama ATSI dan Pemerintah Kota Yogyakarta ini merupakan sinkronisasi terhadap kebijakan/regulasi dari Pemerintah Pusat yang berkaitan dengan pemberdayaan menara telekomunikasi yaitu Peraturan Bersama (Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika serta Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal) No. 18 Tahun 2009, 07/PRT/M/2009, 19/PER/M.KOMINFO/03/2009, 3/P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi, serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 02/PER/M.KOMINFO/3/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi.

Dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta yang dituangkan dalam kerjasama ini adalah :
- Mengutamakan optimalisasi/pemanfaatan menara telekomunikasi yang telah berdiri (existing towers) di Kota Yogyakarta dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi kepada masyarakat.
- Mengakomodasi kebutuhan para operator telekomunikasi yang berkaitan dengan pengembangan area layanan (coverage), daya dukung terhadap kapasitas panggilan (capacity) dan perkembangan teknologi telekomunikasi (WIMAX, CDMA 800 Mhz, GSM 900 Mhz, DCS 1800 Mhz, 3G 2100 Mhz, CDMA 1900 Mhz, dan lain-lain).
- Memfasilitasi pengurusan perizinan (IMB dan HO) bagi pembangunan menara telekomunikasi melalui pelayanan terpadu satu pintu.

Lebih lanjut H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta menambahkan, “Kerjasama dengan ATSI ini merupakan salah satu dari strategi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengembangkan sistem pelayanan publik yang andal dan terpercaya serta terjangkau oleh masyarakat luas. Manfaat dari kerjasama ini adalah perluasan dan peningkatan kualitas jaringan komunikasi dan informasi ke seluruh wilayah pada tingkat harga yang terjangkau oleh masyarakat, sehingga dapat menggerakkan perekonomian rakyat. Selain itu, sesuai dengan komitmen Yogyakarta sebagai kota pelajar, maka kerjasama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara optimal.”

Penyediaan dan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang ada pada saat ini belum maksimal dalam mendukung perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi dunia pendidikan. Sistem pendidikan berbasis TIK (“E-Learning/E-Education”) dapat memberikan solusi terhadap sejumlah hambatan dalam kegiatan belajar mengajar konvensional (bertatap muka secara langsung) yang seringkali dibatasi oleh keberadaan ruang dan waktu, serta kelangkaan sumber bacaan/literatur.

Kota Yogyakarta, sebagai kota pelajar, sangat potensial untuk pengembangan jaringan dan jasa telekomunikasi dalam mengoptimalkan sistem pendidikan berbasis TIK (“E-Learning/E-Education”). Ini karena lebih dari 20% (dua puluh persen) penduduk usia produktif di Kota Yogyakarta adalah golongan pelajar yang sangat adaptif dengan perkembangan TIK, khususnya telekomunikasi.

Saat ini, di Yogyakarta dan sekitarnya memiliki sekitar 137 (seratus tiga puluh tujuh) institusi pendidikan yang sangat membutuhkan layanan Internet untuk berbagai kebutuhan E-Education seperti akses ke perpustakaan digital (virtual library), bertukar informasi/materi perkuliahan secara on-line (e-mail), menyediakan fasilitas mesin pencari data di dunia maya (search engine), dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang diketahui, bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta konsisten dalam komitmennya menjadikan kota ini sebagai learning center, yaitu salah satunya dengan membuat kebijakan-kebijakan dan upaya-upaya yang dapat memfasilitasi dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan hak mereka dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

“Kota Yogyakarta merupakan Pemerintah Daerah pertama yang melakukan sinkronisasi dan implementasi Peraturan Bersama 4 Menteri. Tentunya kami berharap agar apa yang telah dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta ini juga dapat diikuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota lainnya. Sehingga para operator dapat memaksimalkan layanan telekomunikasi selular yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat“ pungkas Merza.

Cheat Atlantica Online Terbaru

Cheat Atlantica Online – Hari ini Juragan minta izin absen dulu untuk nulis artikel teknik SEO Blogspot. Karena hari ini juragan akan posting tentang cara cheat game atlantica online indo. Ya sedikit refreshinglah agar tidak jenuh. Mudah-mudahan sobat dapat sedikit mengerti. Jika ada kesempatan, posting berikutnya juragan akan kembali membahas tips dan teknik SEO seperti biasanya.

Atlantica

Debat Wapres 2009


1. Prabowo memaparkan bahwa sejak merdeka Negara tidak bisa mensejahterakan rakyatnya. Banyak sumber daya ekonomi yang dijual ke asing. Negara menjadi sumber tenaga kerja murah, asset mengalir ke negeri asing dan hanya menjadi pasar dari produk asing. Rakyat dengan penghasilan di bawah 20 ribu rupiah per hari mencapai jumlah 115 juta, sungguh memprihatinkan.

Bertekad mengangkat bangsa menjadi sejahtera dan bermartabat dengan membangun perekonomian.

Terjadinya konflik di berbagai daerah karena sistem tidak bisa memberikan kehidupan yang baik, kebutuhan dasar manusia. Ideologi falsafah apapun tidak jalan manakala mereka tidak dapat terpenuhi kebutuhannya. Tidak terpenuhi kebutuhan dasar akhirnya timbul frustasi, radikal dan rawan dipicu konflik. Miskin gampang perpecahan. Hakekat membangun untuk memenuhi kebutuhan dasar semua rakyatnya.

Negara dalam keadaan kegagalan sistemik, siapapun yang memerintah, bila system dipertahankan terjadi kesenjangan sosial. Kekayaan nasional tidak di Indonesia, keluar setiap tahun. Liberal tidak sesuai Pancasila, dipertahankan, membuat tidak punya alat, sumber daya menghilangkan kesenjangan. Selesaikan kegagalan, kapitalis gagal beri kesejahteraan rakyat banyak terjadi di Eropa Barat, Amerika. Kita harus berani rubah strategi haluan system keliru. Jatidiri yang tidak sesuai berakibat terjadi kesenjanagan.

Kecelakaan dan bencana, kegagalan sistemik yang dialami. Degradasi kapasitas pemerintahan, pengawasan, pemeliharaan setiap lini.tidak punya uang dan sumber daya adalah masalah kunci. Kalau setiap pejabat mundur karena bersalah maka akan banyak pejabat mundur tiap tahun.Hal ini tidak diharapkan. Harus dicari akar masalahnya dimana, bocornya kekayaan ditutup agar memiliki uang untuk memperbaiki, gaji pegawai negeri, biaya pemeliharaan dan seterusnya.

Sepakat bahwa agama, tetap diatas ranah politik praktis.

Tidak khawatir kesukuan, bahasa Indonesia pemersatu, transaksi, komunikasi sudah menjadi baku sehari- hari. Kawin antar suku, optimis, yang pening bisa memenuhi kebutuhan dasar rakyat. Aktualisasi dan melunasi harapan rakyat.

Pendidikan kunci yang sangat strategis. Investasi besar-besaran bidang pendidikan tercakup dalam undang-undang. Anggaran 20% APBN harus dioperasionalkan. Amankan eknomi dan investasikan pendidikan, komplek, kurikulum, gaji, prasarana, startegi jangka panjang. Jangan lulusan hanya memiliki keahlian umum. Harus dikaitkan dengan strategi secara nyata pembangunan eknomi,budaya bagian dari pendidikan, budaya disatukan dengan pendidikan.egaliter dan alat pemerataan.perbaikan UU yang tidak sesuai.

Pendidikan sebagai alat pemerataan, rakyat, perintah UUD, pendiri bangsa, cerdaskan kehidupan bangsa. Output pendidikan tidak hanya dari sekolah, buku, guru tapi juga dari rumah. Kondisi ekonomi juga sebagai kunci pendidikan bangsa, kondisi miskin sulit lahirkan anak cerdas.

Pilihan ada di depan bangsa, 8 Juli pilihan antara perubahan dan pertahankan system sekarang. Dengan tegas kita harus koreksi system ini terbukti tidak bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran setelah 64 tahun miskin, degradasi kapasitas, hutang jalan terus dari negara lain, kinerja , dan pertimbangkan bahkan BPK pun tidak mau beri penilaian penggunaan APBN.

2. Boediono memaparkan bahwa jati diri bangsa tergambar pada Pancasila, UUD45, NKRI dan Kebhinekaan. Pemerintah yang bersih mampu memberantas korupsi yang sudah membudaya. Pembangunan harus adil dan merata bagi rakyatnya.

Pilar jati diri bangsa bertumpu pada empat pilar yakni budaya, ekonomi, politik dan hukum. Budaya termasuk pengembangan bahasa Indonesia dan budaya daerah/nasional. Ekonomi harus memasukan nilai-nilai Pancasila di dalamnya, pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan yang makin merata.Politik diantaranya NKRI merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar dan pengembangan demokrasi. Hukum termasuk perlindungan hak azasi, penegakan konstitusi dan reformasi hukum termasuk pemberantasan mafia hukum. Pemerintahan yang bersih dibutuhkan guna pemberantasan korupsi.

Atas berbagai konflik agama dan lain lain, Pancasila tetap menjadi perekat kesatuan. Keadilan bagi masyarakat.

Permasalahan kesenjangan sosial diatasi dengan meningkatkankan dan memperluas kegiatan ekonomi. Caranya banyak dan peran negara dan masyarakat, dunia usaha harus dua-duanya dimanfaatkan dengan optimal dan sinergi jangan mematikan lainnya. Kebijakan Negara dan inisiatif dari masyarakat, jangan ibarat mengayun bandul namun beda keseimbangan. Pemerataan ranah negara, semua hasil kegiatan eknomi. Negara, pajak sebagai instrument pokok, wajib pajak harus patuh. Mereka yang tidak mampu, redistribusi lewat kebijakan, perpajakan, pendidikan, kesehatan, usaha kecil dan sebagainya.

Terkait banyaknya kecelakaan transportasi dan bencana bahwa dunia cukup kompleks, tidak ada satu kambing hitam tertentu. Cara yang bisa dilaksanakan harus terintegrasi karena elemen banyak. Semua pihak perlu prihatin dan memikirkan jalan keluar. Terdapat peralatan yang sudah tua, pengawasan tidak jalan, pelanggaran ketentuan houum oleh masyarakat dan pelaku. Ada yang menyangkut alam, cuaca dan sebagainya, dan ini kompleks. Dilihat secara terintegrasi, perbaiki hal dengan jelas, infrastruktur yang ketinggalan, jalan, kereta dan sebagainya. Sistem pengawasan harus jalan, banyak sumber yang tidak efektif karena pemerintah yang tidak bersih. Harus melihat secara sistemik.

Agama terlalu mulia dan sebaiknya tidak dijadikan elemen politik praktis. Sakral hubungan manusia dengan Tuhan. Negara bertanggung jawab memberi ruang seluasnya bagi mereka yang berkeyakinan serta melindungi dalam melaksanakan ibadah agamanya. Undang-undang harus melindungi dan menjamin warganya mempunyai kebebasan berkeyakinan. Antar manusia ada friksi yang harus diatur. Negara bersikap tidak merugikan warga yang lain. Keharmonisan tugas Negara, sepaya tenang dan damai. Kata dan perbuatan mesti selaras demi kebaikan bersama.

Optimis tidak akan terdisintegrasi karena kuat rajut menyatukan. Dulu dikhatiwrkn sprt Yugoslavia tapi tdk, rakyat, system bersatu, pemerintah, dunia usaha, dan rakyat bs membangun infratrusktur efektif di semua bidang, informasi, jalan dsb maka arus brg, manusia antar manusai akan cepat. Tdk khawatir pecah. Generasi muda luar biasa, sgt miobile, cepat, menyatu. Kledepoan Indonesia satu dan menyatukan berbagai aturan yg menghambat arus manusia, barag dsb.

Permasalahan pendidikan merupakan hal yang penting bagi kita. Cermat, serius dengan jadwal perbaikan yang jelas. Tataran isi pendidikan dan dijabarkn secara cermat, strategi substansi. Kedua, system pelaksanann pendidikan, delivery system, sekolah, guru, dan prasarana. Ketiga, kebijakan pemerintah dalam rangka mengatasi kesenjangan, yang miskin dan sebagainya. Susbtansi, strategi besar, perlu pertemuan para ahli dan tokoh menyatukan pandangan jangka panjang. Sistem, sekolah banyak yang bisa dilakukan, anggaran cukup dibanding sektor lainnya, gunakan sebaik-baiknya, pendidikan dasar akses dan kualitas semuanya penting.

Akhir-akhir ini banyak mengunjungi berbagai tempat di tanah air dan mendapatkan rakyat yang tulus dan harapan tinggi. Dibutuhkan pemimpin amanah, pemerintahan yangg bersih, ingin berbangga kembali sebagai bangsa Indonesia. Kerja keras, upaya lebih dalam, merespon harapan. Bersedia berbakti menjawab harapan tulus ikhlas rakyat

3. Wiranto mengawali paparannya dengan potongan bait lagu, bangunlah jiwanya bagunlah raganya untuk Indonesia Raya. Spiritual dan jasmaniah adalah karakter bangsa. Seorang temannya warga Negara asing pernah mengatakan tidak tahu jati diri Indonesia seperti apa. Ini merupakan sindiran meski bangsa ini berpotensi luar biasa namun tidak berjati diri. Pancasila-lah yang mengantarkan kehidupan bangsa sampai sekarang ini. Namun Pemerintah ternyata juga merupakan penghutang nomor 4 dunia. Politik justru penyebab perpecahan, misalnya kasus Ambalat, TKI dan lain-lain.

Tanpa jatidiri negara tidak memiliki pedoman, menjadi bulan-bulanan, tersingkir dari pergaulan global. Apa yang dilakukan, mesti ada niat untuk perubahan dan mengukuhkan jati diri bangsa. Perlu kepemimpinan kuat. Visi Indonesia yang lebih adil berdaya saing, mandiri, bermartabat. Kembangkan visi yang erat dengan jati diri bangsa.

Butuh kebersamaan, kepemimpinan yang lebih cepat pikir, bertindak, mengambil keputusan. Jati diri penting dan tidak bisa ditunda lagi. Lebih cepat lebih baik.

Dirasakan oleh ibu pertiwi yang bersenandung, mengharukan bermakna ibu pertiwi sedang bersusah hati.

Permasalahn konflik diberbagai daerah. Sebenarnya ada sumpah pemuda, sebelum adanya Pancasila, wadah sebagai tekad bersatu. Pengikat bahasa Indonesia, embrio ikatan semua suku bangsa. Manakala kebutuhan dasar bangsa tidak tercukupi akan menjadi konflik. Perlu memberi kebutuhan dasar, pembangunan jangan ekonomi makro saja tapi manusia seutuhnya. Ada isolasi, mediasi dan sistemitasi.

Mengapa terjadi kesenjangan social. Langkah yang harus ditempuh adalah dua arah, top down dan bottom up. Cara dokrint gagal, maka dengan cara edukatif, kebijakan berani masuk ke wilayah untuk setiap departemen tugasnya turut menyebar luaskan Pancasila. Tauladan pemimpin mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, semangat Pancasila. Cara bottom up dengan pendidikan berjenjang dan berlanjut, budi pekerti, moral berlanjut. Lingkungan kondusif bernafaskan Pancasila. Pancasila harus membumi dan menjadi way of life.

Kecelakaan transportasi, kereta, pesawat dan bencana alam. Bila terjadi sekali namanya musibah, dua kali karena kelalaian, dan tiga kali berarti ketidakpedulian. Tanggung jawab konstitusi ada di pemerintah. Pemerintah yang melindungi segenap tumpah darah. Tanggung jawab teknis setiap jenjang ada. Moral dan masyarakat bertanggung jawab secara moral, Perbaikan system, manusia bertanggung jawab. Disiplin nasional, tertib, bersih dan waktu, bangsa selalu mematuhi hukum. Ada kepastian di negeri ini dimana sekarang banyak ketidakpastian.

Permasalahan agama -mengkritik paparan dari pak Boediono - masih normative dan membingungkan, masalah agama diakui benar beda wilayah dengan politik dan peran berbeda, hubungan antara manusia-manusia dan manusia-Tuhan.

Permasalahan Desentralisasi- disiasati dengan mengaktifkan TOD TOA- tour of duty, tour of area. Guru2-guru dilakukan perpindahan jabatan dan tempat tugas. Terjadi pergeseran posisioning agar tidak fanatik kedaerahannya. Waktu kawin mawin antar suku sudah banyak terjadi. Tidak ada lagi nanti sukuisme karena system kawin antara suku sudah kuat sekali. Nantinya menjadi suku Indonesia, bukan sukuisme. Ditambahkan dengan transmigrasi akan membaur dan membangun Indonesia satu.

Permasalahan pendidikan Wiranto melihat dari angle yang berbeda, hormat pada pendahulu yang antisipasi jauh ke depan, tiap bangsa bersaing dalam kecerdasan. Membayar mahal teknologi yang tidak dimiliki terkait dengan kecerdasan bangsa Jangan kalah hanya karena pendidikan buruk. Pendidikan mencetak output manusia cerdas bagi anak Indonesia, peluang sama adil bagi anak didik. Tidak ada kesinambungan, ganti menteri ganti kebijakan. Pendidikan saat ini tidak bertingkat dan berlanjut. Ada Grand strategi dimana ganti menteri tidak boleh ubah yang ada karen berkesinambungan.Hubungan budaya tidak bisa dilepaskan, bagian dari budaya. Pendidikan yang baik erat dengan budaya daerah dalam upaya mencerdasakan bangsa.

Wiranto adalah anak guru dengan 9 saudara, ingatan kecil bagamana menderita keluarga yang tidak mampu, sekarang dapat raskin dan BLT. Tekad menyelesaikan masalah bangsa, mensejahterakan masyarakat miskin, terjadi disparitas. Hal ini jangan dibiarkan lama-lama, lebih cepat lebih baik. Berpikir bertindak memutuskan cepat hal yang menyangkut rakyat Indonesia.

Pagerank dan SERP

Apa itu Pagerank dan SERP ?

Munkin anda akan tertawa, tetapi percaya atau tidak masih ada orang yang belum tau betapa pentingnya Page rank dan serp. untuk sobat yang sudah master dan 'guru' cukup lewati atau skip aja tulisan ini sebelum anda mati ketawa. yang belum tau tentu harus baca ini, apalagi jika sobat adalah seorang webmaster atau seorang blogger.

Apa Itu Page Rank?

Bicara Google,

Apakah itu Hibernate ?

hibernate ? juragan yakin udah banyak yang tau apa itu hibernate atau dalam bahasa indo, hibernasi , tetapi mari kita sharing juga kepada yang belum tau, ya ,dengan tujuan untuk dapat maju bersama-sama, tidak dengan ke egois-an. Juragan yang satu ini sebenarnya masih newbie juga tapi ada nasehat bijak : tulis dan beritahukan ilmu kamu walaupun ilmu itu manfaatnya kecil sekali, dengan demikian
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog