Responsive Banner design

Happy New Year



Jadi apa yang baru, semangat, cita-cita, visi misi, target atau jumlah asset, tabungan dan bahkan hutang makin menggelembung. Apapun itu memang jaman sudah bertambah lagi umurnya satu tahun. Dinamika, itulah yang terpenting, manakala sebagai insan semestinya pengin menggapai yang lebih baik, lebih tinggi, lebih sempurna dan lebih segalanya. Setidaknya hal ini lebih bermakna ketimbang mereka yang pasif dan tidak memiliki keinginan berkembang. Tahun baru menjadi semacam tonggak demi tonggak waktu dan kehidupan. Makna tahun baru dapat seluasnya diterjemahkan tergantung cara dan bagaimana melihatnya. Tahun baru memiliki arti penting bagi setiap peran, entah anak sekolah, professional, komunitas atau penarik bajaj sekalikpun. Tahun baru menjadi semacam tools - evaluasi mengukur pencapaian. Bagi anak sekolah tahun baru artinya jenjang dan level baru, kecuali yang tinggal kelas. Bagi perusahaan tahun baru artinya sasaran, target atau tujuan baru. Bagi sopir bajaj atau tukang cukur tahun baru artinya menghitung kinerja berikutnya, persaingan, pelanggan beserta beban biaya keluarga yang semakin berat.

Bila dilihat missal dari sudut akuntasi tahun baru bisa berarti berapa modal awal, berapa pendapatan, berapa biaya, berapa hutang dan berapa saldo hari ini – secara sederhananya. Bagi perusahaan, professional atau keluarga rasanya bisa dihitung belaka hitungan ala akuntasi ini. Sekaligus menyangkut fisik dan kuantitas. Andaikan awal tahun anda memiliki sejumlah tabungan, namun masih ngangsur rumah 5 tahun, mobil 3 tahun, biaya sekolah dan keluarga serta sejumlah hutang, maka diakhir tahun semuanya bisa dihitung. Secara kualitas-pun di tahun baru bisa diketahui perubahannya. Bagi professional apakah karirnya sudah meningkat, tetap atau malah turun. Termasuk menjadi semakin bijak dan matang juga merupakan poin plus. Apapun itu, perubahan fisik, kuantitas maupun kualitas – jelang tahun baru umumnya menggambarkan perubahan yang positip. Tentu tidak semua aspek akan membaik, tidak jarang sebagian menurun, masih wajar asalkan secara aggregat saldonya masih plus.



Setelah evaluasi maka selanjutnya adalah setting menapak tahun dan waktu berikutnya. Ujar-ujar bijak mengatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberikan manfaat bagi pihak lain dan menjadi semakin baik seiring waktu. Bagi yang cuek, tidak peduli dan masa bodoh, bisa jadi hal ini tidaklah penting. Yang penting jalan dan hidup soal hasil sudah ada yang mengatur, begitu keyakinan mereka – hal ini barangkali tidaklah sangat salah. Meski nggrambyang, sesedikit apapun mereka juga menghitung.

Baiklah, detail demikian memang tidaklah dilakukan oleh kebanyakan. Yang umum terjadi, mereka menjalani hidup apa adanya- seiring waktu serta bak air mengalir. Hidup sudah ada yang mengatur, yang penting usaha, kerja dan ibadah, demikian yakin mereka, selebihnya adalah tugas yang di atas – ulang mereka. Namun meski seberapa minim tidaklah salah membuat sketsa kasar – perspektif lain mengatakan. Setidaknya apa yang ingin diraih di tahun berikutnya, guna memudahkan focus dan langkah. Barangkali ada yang ingin menjadi doctor, naik haji, menjadi tokoh masyarakat atau menjadi top manajemen bagi professional. Sejauh wajar, melihat potensi dan kemampuan hal ini sah-sah saja. Barangkali tanpa anda sadari-pun di akhir tahun ini berbagai capaian bisa sudah terwujud. Tanpa terasa cicilan rumah semakin kecil, mobil atau motor bahkan sudah lunas, dan anak bisa sekolah dengan lancer. Anda bertambah sabar dan bijakpun- adalah capaian yang luar biasa. Mengingat tahun kemarin anda masih muda, meledak-ledak dan brangasan barangkali. Meski bicara capaian, manusia bisa tanpa batas. Sudah mencapai A, ingin B, dapat B pengin C dan seterusnya.



Tahun baru, hmm bisa jadi hanyalah abstrak belaka. Apanya yang baru, toh dimensi waktu terus berjalan. Apa bedanya tanggal 31-Des dan 1-Jan, keduanya bahkan beriringan dan selisih sehari toh. Maka tidak sedikit juga mereka mengisinya dengan perayaan, kembang api, nongkrong bahkan mudik atau ke luar kota – happy happy-lah,. Tiket kereta dan pesawat dipastikan penuh antrian. Tempat wisata juga macet dan diserbu pengunjung. Lagi, barangkali cerminan karakter kita yang merayakan setiap moment dengan pesta. Toh nampak ada pergesaran masyarakat melihat dan merayakan datangnya tahun baru dari waktu ke waktu, dulu wayangan semalam suntuk, sekarang di café sampai pagi. Kembang api, terompet, makan, ngumpul-ngumpul mungkin menjadi trend saat ini.



Selamat tahun baru, apapun itu - anda sudah berhasil melewati masa satu tahun lagi guna jelang tahun berikutnya dengan harapan yang lebih baik tentunya.

Mampir Sunan Kalijaga


Kebetulan jalan lagi ke Demak karena ada pertemuan dengan pemda setempat. Rapatnya lumayan lama- 2 jam yang dimulai dari jam 10.00 dan selesai pas dhuhur. Tidak lupa mendapat konsumsi snack dan makan siang nasi dus- sebagaimana biasanya. Seringnya nasi dus dari rapat diberikan untuk driver- yang setia mengantar dan menunggui, tapi siang itu lauknya cukup menarik- bihun, ya sekali-kali bolehlah dimakan. Usai santap siang, gantian nyariin makan siang driver. Meski bukan di purwodadi namun banyak warung swike buka di demak. Usai nemenin makan dan ternyata masih cukup waktu maka diniatkan jalan ke makam Sunan Kalijaga, sekalian sholat di masjidnya. Lokasi makam Sunan dan masjid terletak diantara perumahan penduduk. Terlihat disini profil Sunan yang nampak begitu dekat dengan masyarakat kebanyakan. Masjid sunan terlihat seperti kebanyakan masjid di Jawa. Terbuat dari tembok dan kayu jati yang kokoh kuat. Masjid ini berlokasi dekat dengan makam-nya. Berbeda dengan masjid Demak yang ukuranya lebih besar dan terletak di alun-alun.

Usai sholat di masjid dilanjutkan ziarah ke makam. Sayang sekali hari itu kamis, sehingga makam sunan tidak dibuka. Jadwal buka makam adalah Jumat Pon, Pahing dan Kliwon. Bagi peziarah hanya diperkenankan berdoa dan mengaji di depan makam. Kebetulan siang hari itu cukup panas dan pengunjung harus membuka alas kaki saat memasuki area makam. Memasuki pintu makam anda akan disambut mbok-mbok yang menjual bunga untuk keperluan ziarah dan botol aqua bekas bila anda ingin membawa air dari gentong yang konon digunakan oleh Sunan Kalijaga. Juru kunci di depan juga spontan menyambut ramah dan minta mengisi buku tamu. Juru kunci menjelaskan lay out makam yang gambarnya terpampang di dinding dan sedikit sejarah makam. Anda tentu bisa bersedekah di situ dengan memberikan ala kadarnya.

Sampai di makam yang berbentuk bangunan seperti rumah mungil, ternyata sudah banyak- lebih dari dua puluh orang yang berdoa dan mengaji di teras makam. Anda bisa melihat, berkeliling, berdoa dan mengaji di teras depan, samping, belakang- diantara nisan dan kuburan orang dekatnya Sunan. Selanjutnya anda bisa minum air putih yang diambil dari guci/gentong besar yang konon digunakan Sunan Kalijaga, sambil bersedekah di kotak yang banyak disediakan. Salah seorang penjaga makam menjelaskan bahwa dalam bangunan makam terdapat makam Sunan, istrinya, tiga anaknya, bapaknya dan kerabatnya. Makam Sunan dan istri berada di atas dan lainnya berada di bawahnya. Yang masih belum jelas adalah makam ibunda dari Sunan yang konon tidak di area makam tersebut. Penjaga makam menjelaskan bahwa makam/jenazah ibunda Sunan Kalijaga kemungkinan berada di daerah Lasem, Rembang.

Entah hanya sugesti atau keyakinan belaka seorang pengunjung yang semula sakit kepala, mungkin masuk angin atau pusing, setelah minum air putih dari gentong mendadak menjadi segar dan sembuh. Tidak dipungkiri Sunan Kalijaga merupakan salah satu dari Wali Sembilan yang cukup kesohor. Di area makam juga terdapat batu yang konon digunakan duduk oleh kanjeng Sunan.

Dari sebuah sumber digambarkan singkat sebagai berikut : Hutan Jatiwangi, pada suatu masa. Di rindang lebat pepohonan jati di kawasan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, itu dua lelaki berbeda umur tegak berhadapan. Yang satu pemuda berpakaian serba hitam. Di depannya seorang pria lebih tua, dibalut busana serba putih. Sebatang tongkat menyangga tubuhnya.Pemuda berbaju hitam itu bernama Lokajaya, berandal yang gemar membegal pejalan yang melewati hutan Jatiwangi. Ia silau oleh kemilau kuning keemasan gagang tongkat yang dibawa pria berjubah putih. Siapa pun orang berjubah putih itu, layaklah ia menjadi mangsa Lokajaya. Dan ketika tongkat itu direbut, orang tua tadi sama sekali tak berlawan.Ia tersungkur di tanah, kehilangan keseimbangan. Tongkat berkepala emas itu berpindah tangan. Bangkit dari jatuhnya, orang tua itu memberi nasihat, dengan tutur kata lembut. Nasihat inilah yang mengubah jalan hidup Lokajaya. Ia menjadi murid orang tua itu –yang tiada lain daripada Sunan Bonang. Lokajaya sendiri kemudian dikenal sebagai Sunan Kalijaga.

---Area pemakaman ternyata turut memberikan akses dan sumber penghidupan bagi penduduk sekitar. Dengan banyaknya pengunjung yang datang, maka sebagaimana area pemakaman Sunan lainnya, terdapat pasar atau lapak yang menjual berbagai barang seperti souvenir, parfum, beragam sarana ibadah, makanan dan minuman. Sambil berjalan pulang anda bisa membeli pisang kepok rebus khas demak. Rasanya manis dan gurih dengan harga seribu per buah.

Trend Setter vs Follower


Trend setter has its own advantage, barangkali tidak banyak salah. Bagi mereka yang memelopori atau berinovasi yang pertama sering mkenuai kesuksesan tersendiri. Dalam skala global banyak fakta mengatakan hal ini. Sony, raksasa elektronik dunia, mengembangkan walkman, disaat barang itu tidak terpikirkan orang. Insinyur Sony berinovasi menciptakan media musik yang bisa dinikmati, dibawa kemanapun. Meski banyak tentangan dan pesimis bakal sukses, tak ayal walkman digulirkan dan menjadi trendsetter. Sampai saat ini tidak disangkal walkman merupakan salah satu trademark Sony. Kalau bukan Sony ya bukan walkman.

Toyota, sebuah manufaktur otomotif terbesar dunia, meski saat ini bersaing ketat melawan VW, berinovasi menciptakan kendaraan yang irit, nyaman dan ramah lingkungan. Sebenarnya hamper semua manufaktur memgembangkan berbagai teknologi termasuk hybrid. Namun keseriusan Toyota membuahkan hasil sebagai peolopor pembuat mobil hybrid yang sudah dipasarkan seantero jagad. Saat ini jutaan mobil hybrid bersilewarn di jalanan. Konsumen menikmati kenyamanan mobil, keterjangkauan harga, keekonomisan dan kepraktisan. Hybrid juga menjawab semakin langkanya bahan bakar minyak dunia. Maka produk ini sering dijuluki mobil hijau dan ramah lingkungan. Toyota juga mengembangkan brand premium bernama Lexus. Dengan mengadopsi mobil mewah lainnya seperti Mercedes dan Roll Royce, serta disempurnakan lagi maka Lexus menjadi brand premium setara atau lebih canggih dari brand lainnya.

Nokia sebuah brand handphone juga tidak dipungkiri menjadi salah satu trendsetter dan mendominasi market share global. Tentu anda masih ingat ketika ukuran handphone segede batu bata dan harganya sangat mahal. Berkat keteukan dan riset terus menerus, Nokia sekarang menikmati hasilnya sebagai salah satu pembuat HP terbesar dengan ragam produk yang ukurannya semakin kecil namun performance-nya justru semakin canggih.

Untuk pasar nasional barangkali bisa disebut beberapa produk seperti Yamaha Mio, Toyota kijang, Honda bebek, teh botol sosro, Aqua, dagadu jogya, primagama, mie sedap dan seterusnya. Yamaha Mio digarap serius di saat trend pasar keranjingan motor bebek. Saat itu banyak yang meragukan akankah kendaraan matic bisa sukses dan diterima pasar. Dengan mengedepankan kenyamana, kepraktisan namun tetap handal Mio diluncurkan ke pasar. Terbukti pasar mulai antusias dan Mio menjadi market leader meski bukan trend setter, karena sudah ada matic yang dipasarkan duluan. Demikian juga Kijang, Honda, Sosro, Aqua dan produk lainnya telah menjadi market leader dan trendsetter di segmen masing-masing.

Dari dunia telekomunikasi barangkali bisa disebutkan ESIA sebagai trendsetter produk telekomunikasi yang mengedepankan ekonomis tinggi dan keandalan. Saat ini produk tersebut menjadi salah satu market leader telekomunikasi berbasis CDMA. ESIA lahir sebagai pendobrak bahwa telekomunikasi itu ekslusive dan mahal. Dengan tag line untung pakai Esia, produk ini terus merengsek pasar dan saat ini menjadi salah satu produk nasional yang fenomenal.

Namun apakah selalu trendsetter berhasil meng-grab kesuksesan ternyata tidak juga. Barangkali anda masih ingat produk games Nintendo, yang meski cukup sukses namun tidak terlampau luar biasa. Baru saat Sony, sebagai follower, melempar produk play station maka produk hiburan games semakin menjadi perbincangan dan konsumsi global. Bahkan di Jepang orang rela antri dan tidur di depan toko guna mendapatkan produk games tersebut. Tentu Sony memberikan sentuhan teknologi dan inovasi pada play station sehingga bisa meraup kesuksesan luar biasa. Dan meski Nintendo dan ditambah Microsoft mengembangkan produk guna menyaingin Sony, tidak dipungkiri play staion berhasil menjadi salah satu market leader produk games.

Casio misalnya sebagai industri pembuat gadget elektronik, adalah contoh follower lainnya yang meraup kesuksesan besar. Casio barangkali salah satu pembuat jam tangan yang inovatif seperti model digital dan kinetic. Meski banyak brand lain yang tangguh seperti Seiko, Rolex atau Tag Hauer, namun casio membanjiri pasar dengan ragam jam tangan bergaya dan teknologi tinggi.

Lion Air dan Air Asia, barangkali adalah contoh berikutnya follower yang menerapkan low cost dan focus. Kedua brand juga mendobrak bahwa penerbangan tidak harus mahal dan mewah. Siapapun bisa terbang dengan harga tiket yang sangat terjangkau, bahkan dibawah harga kereta. Meski isu safety sering mengiringi strategi low cost, namun Lion Air saat menjadi perusahaan penerbangan terbesar swasta.

Dalam dunia perbankan terlihat BCA yang melakukan banyak inovasi. BCA terkenal sebagai bank yang memiliki ATM terbanyak saat itu. Berikutnya BCA mengembangkan ATM non tunai, kartu debet/kredit serta kartu sebagai pengganti kas.

Dragon Den



Barangkali anda pernah melihat BBC Knowledge sebuah tayangan life, Dragon Den. Tayangan ini sudah menjadi fenomena global yang menampilkan fitur lima multi-milyuner Dragon yang mencari unit bisnis untuk investasi. Bila anda misalkan orang Inggris memiliki bisnis entah catering atau salom mobil maka anda bisa apply ke Dragon Den. Bila mereka yakin dengan bisnis anda, maka investasi ratusan pounds bisa anda dapatkan saat itu juga. Tentu kelima profil multi-milyuner ini merupakan pemilik konglomerasi bisnis di Inggris dengan asset yang tidak diragukan lagi. Dan bila bisnis anda, tidak unik, umum, dan mudah ditiru jangan harap bisa meyakinkan kelima Dragon.

Tayangan malam itu menampilkan pebisnis penyewaan pesawat terbang. Sang pebisnis mengharapkan investasi 500 ribu pounds. Meski pebisnis tersebut sudah membenamkan 300 ribu pounds, namun justru menjadi bulan-bulanan kelima Dragon. Pebisnis dinilai tidak bisa membedakan asset perusahaan dan asset Pribadi-nya. Meski mati-matian mempertahankan bisnisnya cerah dan bakal meraup pendapatan tinggi, tidak urung kelimanya ragu dan batal investasi. Pulanglah pebisnis tersebut tanpa meraup satu pounds pun dari lima multi milyuner.

Applicant kedua dating dan membutuhkan investasi 250 ribu pounds. Bisnisnya adalah bidang IT yakni scaning pengunjung ke café, office, super market atau tempat public lainnya. Pengunjung bisa discan dengan tujuan keamanan dan antisipasi bila membawa senjata misalnya. Namun lagi-lagi pebisnis tersebut menjadi bulan-bulanan the Dragon karena bsinisnya terlalu umum dan mudah ditiru.

Ada juga pebisnis yang menjadi bahan tertawaan karena menyajikan produk yang konyol. Bahkan salah satu Dragon bilang, anaknya yang umur 10 tahun bisa membuta benda yang lebih baik, tentu mereka berhak mengolok-olok manakala pengajuan investasinya untuk bisnis yang tida feaseable misalnya.

Terkadang satu atau dua dragon bersedia memberikan investasi namun dengan return yang sangat tinggi yakni 50%, karena resikonya juga besar. Ini akan menjadi sesi tawar menawar yang menarik dan adu argument bisnis.

Pengaju yang keempat adalah dua laki-laki yang menjalankan bisnis retail topi base ball, t-shirt dan asesories lainnya. Bisnisnnya sudah jalan dan mereka membutuhkan investasi 150 ribu pounds. Secara panjang lebar dipaparkan bagaimana bisnis itu berjalan, sudah menghasilkan dan perlu tambahan investasi untuk membuka cabang lainnya. Kelihatannya sederhana dan sebagian Dragon mulai menyerang secara tajam dan minta data empiris dan perhitungan bisnis yang rasional. Terlihat kedua laki-laki muda itu cukup tenang dan yakin bahwa bisnisnya layak diberi tambahan investasi.keempat dragon menyerah dan mundur dari investasi. Tinggal seorang dragon yang rupanya cukup terkesan dengan bisnis retail ini dan bersedia menginvestasikan sebesar 150 ribu pounds namun minta return 60%. Tentu angka sebesar ini sulit dipenuhi kedua pebisnis muda tersebut. Namun rupanya mereka sangat membutuhkan suntikan dana, akhirnya setelah tie break dan diskusi alot disepakati return sebesar 50%.

Deal, itulah sesi deal tayangan life Dragon Den di BBC Knowledge yang berhasil membuat transaksi investasi bisnis sebesar 150 ribu pounds untuk sebuah bisnis retail kecil. Barangkali kalau di Indo sekelas UKM. Anda barangkali sepakat bahwa masih banyak UKM yang membutuhkan investasi untuk pengembangan bisnis mereka. Alih-alih hanya selalu memberikan perhatian kepada bisnis skala besar, usaha kecil yang riil dengan pasar yang jelas patut mendapat perhatian di negeri ini. Toh pada masa krisis beberapa waktu lalu terbukti tingkat survival mereka cukup tinggi.

Bila diperhatikan di sekitar terdapat banyak usaha kecil seperti warung makanan, rokok, kelontong, industri tahu/tempe/makanan/minuman, jasa tukang cukur, bengkel motor, jasa antaran, kurir dan masih banyak lagi yang bisa digarap para investor.

Daftar Blog Dofollow Berkualitas dan Berpagerank

Dalam posting bertitle "Daftar Blog DoFollow" di blog Belajar SEO Blogspot kali ini, juragan lagi pingin bagi2 tempat buat nyari link gratis buat ningkatin pagerank kamu-kamu :D seperti yang juragan tulis dalam artikel cara meningkatkan pagerank yang lalu. Nah dari pada kepanjangan intro yang gak jelas ini langsung aja dah saya kasi listnya dibawah ini. (cara mendapatkan backlink dari blog do

Day End #276


Hari akhir tiba? Kenapa tidak, itu hak prerogratif Tuhan. Kiamat yang sesuai dengan keinginan manusia, ah kok terdengar enak ya, tapi apa itu fair. Apakah manusia masih kurang diberi berbagai kenikmatan dan kehidupan. Berbagai nikmat yang tersebar di muka bumi, di dalam tanah, lautan dan udara tersebut digunakan setiap saat untuk ego manusia. Makhluk hidup lainpun harus mengalah, dan sering ikut dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Manakala makin terkuak kenyataan akan datangnya hari akhir mereka cenderung mengingkarinya. Entah karena belum siap, entah kenikmatan yang digenggamnya terancam terenggut atau bahkan tidak tahu dan tidak peduli sama sekali. Memang siapapun tidak dapat meprediksikan dan apalagi memastikan waktu hadirnya meski didahului beragam pertanda. Barangkali sebagian manusia sadar bahwa berbagai tanda tersebut sudah terjadi dan tinggal sangat sedikit yang belum. Manusia juga sadar bahwa cepat atau lambat hari akhir bakal tiba. Bagi umat beragama keyakinan ini mutlak sebagai bentuk pengakuan kebesaran Sang Pencipta. Bahkan bagi peng-agung ilmu pengetahuan dan teknologi sekalipun bukan tidak disadari bahwa daya dukung alam semakin habis dan semesta ini dipastikan ada umurnya. Yang berawal pasti berakhir, ini hukum alam itu sendiri, hukum yang Maha Esa. Kecuali yang Maha tidak berawal dan berakhir, adalah Maha Pencipta - Pemilik semesta itu sendiri.

Entah hari akhir itu tinggal setahun, tiga tahun atau empat puluh tahun, manusia tidak tahu. Yang pasti, moment makin confirmnya hari akhir patut menjadi cambuk dan dorongan. Bagi yang selama ini barangkali belum on the track di jalan agama misalnya, kesempatan masih terbuka. Seberapa tipisnya waktu konon peluang untuk kembali on track masih dimungkinkan, karena Tuhan Maha Pengampun. Terkecuali waktu sudah tiba, barulah exodus taubat dan menyatakan dirinya beriman, nampaknya sudah terlambat. Dari beragam literature sampai yang ilmiah disebutkan bahwa akan terjadi suatu kejadian yang hebat di alam semesta ini dalam waktu dekat. Dari sisi ilmiah dijelaskan makin sering terjadi ledakan di permukaan matahari yang akan berdampak pada planet bumi. Posisi bumi terhadap matahari bergeser dan seterusnya, dimana bumi mengalami dampak. Tambahan, makin sering terjadi berbagai bencana alam. Bumi dipastikan juga ada umurnya, dimana daratan hunian manusia semakin berkurang serta sumber dayanya juga sudah sangat drastis menurun. Sehingga bukan suatu hal yang mustahil manakala hari akhir bakal datang, dan bisa jadi dalam waktu yang tidak terlalu lama, mendasarkan berbagai ulah manusia, peristiwa dan kejadian alam.

Menyikapi datangnya hari akhir tentulah berbeda bagi setiap orang maupun di berbagai Negara. Bagi yang hidup siang dan malam hanya mengejar kenikmatan dan kesenangan duniawi barangkali merasa panik, datangnya hari akhir akan merenggut kenikmatan dan hartanya yang banyak. Bagi yang menjalankan ajaran agama ala kadarnya namun masih sering iseng, korupsi atau berbuat dzalim, barangkali dapat menjadi cambuk untuk mengoreksi kekurangannya. Ada juga yang mungkin tidak mau ambil pusing dengan tetek bengek hari akhir, baginya hidup kemudian mati that’s it all, tidak ada dunia lain kecuali kehidupan dunia. Kehidupan setelah mati itu hanya omong kosong- demikian keyakinan mereka. Sementara bagi yang bener-bener taat beragama dengan motif mendapat balasan setelah kematian dan hari akhir mungkin memang sangat dinunggu-tunggu, dimana mereka berkeyakinan akan bertemu dengan yang Maha Adil, dan mendapat balasan atas jerih payah amal baiknya.

Bagi yang ragu, lagi-lagi alur logika sederhana barangkali bisa kemudian menjelaskan, bahwa kehidupan dunia ini hanya sementara. Manakala milyaran manusia dimana ada yang berbuat baik dan buruk sudah semestinya bakal mendapat balasan seadil-adilnya pada saatnya. Alangkah tidak fair-nya kehidupan dan dunia manakala tidak ada penghitungan keadilan serta kehidupan setelah kematian. Artinya yang berbuat jahat bakal tidak menerima hukuman, sementara yang berbuat baik, juga sia-sia. Ini tidak sesuai dan bertentangan dengan ajaran agama yang jelas menegaskan adanya dunia yang kekal pada akhirnya.

Wacana hari akhir bisa sangat luas dibahas maupun direnungkan. Apakah anda ingat ketika masih di rahim ? Anda bisa saja tidak ingat, tidak sadar dan bukan keinginan anda sama sekali bila anda dilahirkan dan menjadi seperti saat ini. Apalagi anda sudah menjadi individu hebat, dengan berbagai pencapaian yang luar biasa, maka bahwa anda dulunya tidak ada sama sekali, mungkin anda abaikan. Demikian juga alam semesta ini, berdasarkan literature awalnya juga tidak ada, dan sekarang menjadi ada seperti saat ini. Bisa jadi masih banyak orang yang berpikir seolah semuanya sudah ada sejak awalnya. Namun perlu dicatat, bahwa manusia, hewan, tumbuhan dan alam semesta ini awalnya memang tidak ada. Anda barangkali bilang, matahari kan umurnya hampir 5 milyar tahun, buktinya masih ada dan tidak kunjung musnah. Betul, namun harus diingat ini hanyalah perhitungan waktu versi manusia. Sementara dimensi waktu bagi Tuhan sama sekali tidak berlaku. Sangat terbuka kemungkinan banyak sekali planet, bintang, dan semesta lain di alam yang maha luas ini. Artinya betapa kecilnya kita ini. Sering betapa tidak tahu dirinya kita bersikap dan mengecilkan Tuhan, seolah kita hebat. Padahal apa yang sudah bisa dicapai umat manusia. Bisakah kita membuat darah, otot, daging atau bahkan roh. Ternyata kita tidak bisa apa-apa. Dari agama diumpamakan, ibarat banyaknya ilmu itu seluas samudera, yang diberikan umat manusia hanyalah setetes kecil, jadi sungguh kita itu bodoh dan tidak tahu apapun dibandingkan Tuhan.

Sehingga kenapa manusia diberikan kecerdasan dan kemampuan berpikir yang tidak dimiliki makhluk lainnya. Manusia juga diberikan moral dan keyakinan. Manakala suatu hal atau masalah tidak bisa dipahami dengan akal dan pikiran manusia maka keyakinan tersebut bisa digunakan. Manakala ilmu yang dianugerahkan ibarat hanya setetes dari luasnya lautan maka keyakinan semestinya berperan cukup penting. Hal ini termasuk keyakinan adanya kehidupan setelah kematian, datangnya hari akhir maupun keadilan Tuhan atas perbuatan baik dan buruknya umat manusia.

Another Trip (#275)


Bila anda traveling dari semarang – pekalongan – banjarnegara – purbalingga – purwokerta – kebumen – purworejo - magelang dan kembali ke semarang, akan banyak yang bias anda temukan dan alami. Yang pertama adalah ruas ke pekalongan, anda akan melewati ring road Kendal dan weleri. Meski hanya kabupoatan dan kecamatan kedua kota kecil itu memiliki jalan lingkar/ring road yang dilengkapi dengan lampu jalan. Bila malam hari jajaran lampu ini cukup eksotis dan tentu saja membantu pengendara berjalan dengan aman. Selepas weleri sebelum batang, anda bias mendapatkan madu asli, karena daerah tersebut kesohor dengan budi daya madu. Ada madu super, kopi, kapuk atau pollen. Aslinya madu bias anda buktikan adanya alat pemeras madu beserta tong-tong madu yang belum dikemas yang masih banyak lebah terapung dalam cairannya. Anda bebas mencicipi berbagai madu yang baru diambil dari hutan dan kebun. Konon madu banyak mengandung zat yang menyehatkan badan. Anda bias belanja madu pollen dan kapuk hanya dengan 40 ribu rupiah saja dengan kemasan setiap botolnya 600ml. lepas weleri anda disambut kontur naik turun hutan roban. Saat ini sedang semi sehingga hutan jati di kanan kiri jalan terlihat hijau dan segar. Biasanya pengendara bias istirahat di sepanjang alas roban sambil minum kelapa muda yang banyak dijual.

Eksotisme berikutnya adalah ruas Pekalongan – Banjarnegara yang melewat jalur tengah pula Jawa. Hamparan hutan karet membantang hijau melingkupi jalanan naik turun dan berkelok. Jalanan terlihat lembab usai hujan dengan pagar beragam tumbuhan hutan, hijau, adem dan segar. Selain hutan karet milik PTP di jalur ini juga terdapat kebun the yang sangat luas. Kebun the disini memasok kebutuhan minuman favorit ini ke kota di sekitarnya. Bila anda mengendarai kendaraan meski AC mobil anda dingin, sebaiknya matikan AC dan buka sedikit kacanya. Hembusan hawa segar akan menerpa dan menyejukan paru-paru anda yang sekian lama dipenuhi udara kerin dari AC mobil. Saat anda membelah hutan karet dan teh yang eksotis ini, sejenak anda melupakan gaharnya dan hebohnya beragam masalah yang menerpa negeri ini. Anda juga akan teringat lagu nya koesplus bahwa negeri ini ternyata memang kaya raya dengan ragam sumber daya alamnya. Barangkali anda sejenak akan tidak percaya bila masih banyak yang kelaparan sementara tanah begitu subur, padi menghijau dan menguning, sayuran tinggal memetik dan anda hidup tenang diantara alam, diantara gemericik air di perbukitan. Bukan lautan hanya kolam susu, air dan jala cukup menghidupimu, bla bla bla. Tongkatpun bila dilempar konon akan tumbuh menjadi pohon, saking suburnya. Lagi-lagi, segarnya alam terganggu disana sini, bukit mulai dibabat dijadikan lahan pertanian. Hijaunya hutan di perbukitan perlahan diterpa gundulnya tanah yang disiapkan untuk lahan tanaman. Mudah-mudahan mereka masih ingat dan membatasi lahan demi anak cucu kelak.

Masuk ke banjarnegara anda disambut jalanan yang berkabut tebal. Jarak pandang hanya beberapa meter saja. Namun hiruk pikuk masyarakat tetap ramai di pasar dan sepanjang jalanan perkotaan. Uniknya di pinggiran kota terdapat lapangan bola dan saat itu sedang ada pertandingan bola. Jadilah mereka bertanding diantara kabut, layaknya di Negara Eropa saja yang sering dipenuhi salju. Di salah sati pom bensin terdapat kolam dengan 3 ekor ikan air tawar yang berukuran besar. Konon ikan ini berasal dari sungai di Amerika Latin Sono. Ukurannya barangkali lebih dari 2 meter panjangnya dan badannya lebih besar dari manusia. Nampaknya salah satu ikan itu sudah melahirkan anaknya karena sekarang mereka menjadi 4 ekor, dimana salah satunya lebih kecil. Makanan ikan-ikan itu ya ikan yang lebih kecil seukuran ikan lele atau gabus.

Ruas banjarnegara purbalingga anda akan disuguhi beragam produk keramik yang dijajarkan di gerai sepanjang jalan. Keramik itu sudah disulap menjadi hiasan yang indah dan berharga cukup mahal. Barangkali kalau anda tidak sempat belanja keramik ke china atau hongkong, anda bisa mengunjungi sentra keramik disini. Berikutnya sampailah anda di Purwokerto, kota berhawa dingin di jalur tengah Jawa. Di kota ini anda bias berburu tempe mendoan dan mencari hawa segar di baturaden. Jalanan menuju baturaden cukup mulus dan ramai dengan berbagai hotel, vila dan beragam tempat hiburan. Jalur menuju gombong anda bias berbelanja beragam gethuk goring maupun kukus. Anda juga bisa menikmati berbagai masakan bebek, seperti sate, kuah maupun goreng. Bila anda teruskan menuju Kebumen anda bias berbelanja buah bengkoang yang sangat murah meriah. Buah yang tenar untuk lulur dan mengandung banyak serat dan air ini dijual di sepanjang jalan. Anda juga bias mencari minuman Dawet Ireng maupun Dawet Ayu. Dawet Ireng ini cendolnya berwarna hitam dengan ketan hitam, santan dan gula kelapa. Rasanya hmm segar dan manis.sementara di kebumen sendiri banyak sentra genting soka. Tanah liat sebagai bahan pembuatan genting soka tejntunya mudah diperoleh di daerah ini. Jalur selatan jawa ini memang hanya dua lajur, namun tidak membosankan karena hamparan sawah dan hijaunya bukit. Di purworejo anda akan menemukan stasiun buntu. Stasiun ini terhubung ke Kutoarjo, sehingga penumpang kereta yang akan ke Jakarta diangkut oleh 2 gerbang dari purworejo ke kutoarjo. Mestinya ada lajur kereta dari purworejo ke magelang, namun ternyata sudah terputus. Memang yang membangun rel kereta adalah penjajah yakni Belanda, namun sangat disayangkan ruas ini terputus, mengingat vitalnya moda transportasi. Lagi-lagi inilah profil kita, sudah tidak membangun, merawatpun kedodoran.

Di magelang anda akan melewati akademi militer yang bangunanya sangat luas dan terhampar di sekitar bukit tidar yang dipenuhi hutan pinus. Konon bukit tidar inilah adalah poros dan pakunya pulau Jawa karena berlokasi tepat di tengah pulau Jawa. Tidak banyak landscape seperti magelang ini dimana terdapat sebuah bukit di tengah perkotaan. Di magelang anda bisa mencoba makanan khas yakni tahu kupat yang rasanya gurih. Selepas kota anda bisa mengarah ke semarang, dimana anda bisa menyisir beragam menu seperti iwak kali, iwak enthok, kopi banaran, kopi klothok, maupun buah klengkeng. Tidak terasa anda sudah menempuh jarak sepanjang 700 km dalam dua hari. Sungguh anda mesti bersyukur dikarunia alam yang sedemikian kaya. Hanya kenapa begitu banyaknya ragam kekayaan alamnya, negeri ini masih tetep miskin - kemanakah kekayaan itu hilang.
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog