Responsive Banner design

About Blog Juragan

Blog yang membahas tentang optimasi mesin blogspot agar dapat bersaing di mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dan lainnya. Memang bukan perkara mudah tapi bukan hal yang mustahil.

Penulis blog ini bukan orang yang terlalu penting untuk dibahas. Saya menyajikan konten di blog ini. Bukan ingin mempopulerkan diri. Walau mungkin hampir tidak ada yang tertarik untuk mengenal saya lebih jauh,

F-1 Turkish Grand Prix 2009


Barangkali anda sempat memperhatikan mobil brawn gp milik jenson button. Mobil warna putih berkelir hijau-kuning-nya nyaris polos kecuali tulisan bridgstone dan virgin di badan mobil. Lahirnya brawn gp memang fenomenal manakala Honda mundur dari gelaran f1 karena pertimbangan budget dan marketing. Duo pembalapnya button dan rubens nyaris absent dan tidak mendapat tempat di f1. Entah bagaimana pertimbangannya Rass Brawn yang melihat talenta kedua pembalap membangun tim-nya. Tentu saja membangun tim F-1 butuh budget sangat besar. Itulah kenapa tidak banyak baik pabrikan atau principal bermain di ajang ini. Disamping tentu ada batasan jumlah peserta, namun 20 pembalap atau hanya 10 tim yang berlaga dari semua belahan dunia bisa dianggap masih relative sedikit.

Dalam salah satu wawancara Schumacer dengan autocar, pernah ditanyakan siapa pembalap yang dikagumi. Schummy menjawab jenson button, kenapa lanjut autocar, karena button itu sebenarnya hebat dan tampil apa adanya. Itulah jawaban legenda hidup schummy kala itu disaat performance button masih biasa saja dibawah tim Honda. Rupanya penilaian schummy terbukti pada musim ini dimana tim debutan brwan gp yang mesinnya saja mesti dipasok Mercedes bisa tampil gemilang. Button finish di puncak enam dari tujuh race !! Barangkali anda sempat sedikit tercekat melihat button dengan mobil dan seragam putihnya, yang tanpa sponsor dengan percaya diri naik podium, dibanding tim lain yang penuh dukungan dari sponsor. Bila button konsisten dengan achievement-nya tidak mustahil musim depan akan banyak sponsor datang.

Race itu sendiri berlangsung cukup dengan sirkuit yang medium to high speed dirangkai trek panjang sehingga mobil bisa dipacu 309 km per jam. Race dengan 58 lap dan jarak 300-an km diselesaikan dalam 1.5 jam kurang dengan kecepatan rata-rata 214 km per jam. Meski Vettel berhasil menempati pole dari hasil kualifikasi namun di lap pertama saja sudah diover taking button karena mobil vettel sempat melebar ke kiri. Vettel yang sebenarnya tampil gemilang, dengan strategi 3 pit mesti puas finish ketiga. Mestinya kalau dia menggunakan 2 pit tidak tertutup menjadi runner up atau bias mengancan button berebut finish pertama. Memang posisi pit cukup dekat dan tidak menyita banyak waktu, namun perlambatan saat masuk dan keluar pit sedikit banyak ternyata merugikan vettel.

8 besar masih didominasi oleh pembalap brawn gp, red bull dan Toyota. Rosberg dan terutama Glock yang start dari barisan tengah bisa menyodok ke depan. Rosberg bahkan bias mengovertaking kimmi dan massa sebelaum akhirnya finis kelima. Di belakang button secara konsisten bertengger weber yang sempat battle dengan vettel. Trulli kali ini berhasil mendulang poin lumayan dengan finis empat. Sementara 6 dan 7 dihuni massa dan kubika, dua tim besar yang masih tertatih-tatih meski sejak 2005 sirkuit turki dibuka massa adalah rajanya di sana namun mobil Ferrari yang masih tertinggal urung mengantar massa finish lebih baik lagi. Glock bias dikatakan menjadi kuda hitam dalam race ini, meski start dari belakang namun berhasil mendulang poin dengan finis 8. Kimmi, lagi-lagi menunjukan kekurangkonsistenya dan menyia-nyiakan hasil kualifikasinya yang cukup bagus. Di bawah kutipan comment dari pembalap ferrari yang mengantongi salah satu gaji terbesar musim ini.

Kimi Raikkonen (9th):
“It was definitely not the race we were expecting or the one we wanted. The first lap was decisive for me: I lost valuable places and then it wasn’t possible to get them back because today we weren’t quick enough. Over recent weeks, we have improved our performance a lot, but we are not yet at the level of the best, especially at tracks like this one. It is never easy to catch up, because in the meantime, the others are not exactly stopping their own development. We must not be negative about this after a weekend like this one, but we should continue to concentrate and to push: I am sure we can soon return to fighting for the top places. It won’t be easy but I have confidence in this team.”

Dua pembalap bertalenta namun terdampar di belakang adalah Alonso yang masih belum kunjung kompetitif renaultnya. Flavio Briatore, Renault managing director bahkan sempat komentar peluang mereka sudah habis musim ini dan berjuang sekedar tidak menjadi tim papan bawah. Sementara rubens yang start dari posisi ketiga sempat mengalami stall karena gearboks bermasalah dan terlempar jauh di belakang. Sempat battle dengan kovalainen dan bersinggungan yang menyebabkan sliding dan diovertaking tiga pembalap. Saat di barisan belakang kembali rubens bersinggungan yang berakibat mobilnya tidak dapat melanjutkan lomba. Lewis masih belum menemukan performa terbaiknya dan harus puas bisa finish 13 tanpa poin.

Posisi pembalap papan atas adalah button, rubens, vettel/weber. Papan tengahnya dihuni trulli, glock, rosberg, massa dan Alonso. Sementara sisa pembalap termasuk raikonen, lewis, heidfeld dan kovalainen harus puas di papan bawah. Sungguh sebuah race memang merupakan game dimana juara dunia 2008 dan runner up-nya harus terlempar jauh di bawah.

Posisi tim papan atas masih ditempati brwan, red bull dan Toyota, sementara papan tengah dihuni ferrari, mclaren, William dan Renault. Sementara sepuluh sisa race akan berlangsung di daratan eropa seperti inggris, kelahiran button, germany- negerinya vettel maupun hongaria. Daratan eropa masih terus menyelenggarakan sampai german, belgia dan italy sebelum kembali ke asia di singapura dan jepang, disusul amerika selatan brazil- negerinya rubens dan ditutup di timur tengah abu dhabi pada bulan nopember 2009.

ISO


ISO, apa yang terpikirkan di benak anda manakala mendengar istilah tersebut. Mungkin sambil kelakar spontan teringat masakan iso babad, hmm nama jeroan ini memang tenar karena rasanya banyak digemari meski tinggi kolesterol. ISO yang memiliki kepanjangan International Organization for Standardization biasanya disamakan dengan persepsi prosedur yang njlimet, tumpukan kertas, filing dan sering dilakukan audit. Banyak yang berpendapat bahwa ISO itu merepotkan, tambahan pekerjaan dan kalau boleh memilih lebih baik “dihindari” he he he. Tidak kurang dari banyak manager di perusahaan manakala dilibatkan dalam ISO cenderung melimpahkan kepada supervisor atau staff-nya, seolah mereka menganggapnya kurang penting.

ISO yang ditetapkan pertama kali pada 23 Februari 1947 saat ini merupakan salah satu tools penting yang berlomba diterapkan oleh perusahaan manufaktur, industri, perbankan, retail, perusahaan jasa dan bahkan dunia pendidikan. Tidak dipungkiri banyak perusahaan menerapkan standarisasi mutu tersebut manakala wikipedia memberikan manfaat penting dari ISO sebagai berikut :

• Meningkatkan citra perusahaan
• Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
• Meningkatkan efisiensi kegiatan
• Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
• Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
• Mengurangi resiko usaha
• Meningkatkan daya saing
• Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
• Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal

ISO diterapkan salah satunya ketika stakeholder – pemangku kepentingan perusahaan dirugikan. Kasus keracunan makanan, perangkat elektronik yang cacat atau berbagai produk yang tidak sesuai dengan promosi/brosur dan spesifikasi-nya banyak terjadi. Dengan penerapan ISO perusahaan bisa mencari apa yang salah dengan input, proses dan outputnya. Ada satu istilah yang sering muncul dalam konteks ISO ini yakni “MUTU”. Menurut handout dari TUV Rheinland pengertian Mutu adalah Derajad dimana satu kumpulan karakteristik dasar memenuhi persyaratan, atau kemampuan untuk memenuhi suatu persyaratan. Sementara karakteristik diartikan sebagai unsur-unsur yang membedakan dan persyaratan diartikan sebagai kebutuhan / harapan yang dinyatakan pada umumnya tertulis atau keharusan. Contoh dari karakteristik misalnya strategic plan, struktur, prosedur, ERP, ICT, competent, tanggung jawab, infrastruktur, teknologi dan lain-lain.

Masalah umum yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana sumber daya manusianya bisa memahami dan menguasai ISO sehingga menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari. Untuk itulah sering perusahaan membentuk departemen yang mengurusi ISO, mencari konsultan yang bisa memberikan pemahaman dan membantu perusahaan beserta sumber daya manusia memenuhi standard tersebut. Selain konsultan terdapat beberapa badan sertifikasi internasional yang sudah cukup dikenal saat ini.

Salah satu badan sertifikasi ISO yang memiliki tag line “Precisely Right” TUV Rheinland belum lama ini melakukan workshop awareness of ISO 9001 : 2008 di sebuah perusahaan telekomunikasi. Meski peserta workshop banyak yang sudah mendengar dan mengetahui apakah ISO itu namun tetap workshop tersebut dibutuhkan untuk penyegaran dan update perkembangan standard mutu tersebut. Umumnya penerapan ISO lebih dijiwai mereka yang bekerja pada industri manufaktur ketimbang jasa, barangkali karena input, proses dan output manufaktur lebih bersifat fisik ketimbang jasa.
Ada beberapa hal yang mendapat sorotan dari workshop tersebut diantaranya keluhan pelanggan atas produk atau layanan serta perawatan network atau operation. Bila terdapat keluhan pelanggan atas kasus yang sama terjadi berkali-kali maka tentu ada sesuatu yang harus dibenahi atau dikoreksi. Tidak sulit mencari puluhan atau ratusan keluhan pelanggan dari browsing di internet. Saat ini banyak mailing list atau media konsumen yang bisa dengan cepat dan luas menyampaikan ketidakpuasan atas berbagai produk dan layanan yang mereka terima. Pada era borderless / tanpa batas ini tidak ada sesuatu yang dapat ditutupi atau disembunyikan oleh perusahaan atas produknya. Dengan ISO ternyata sedikit banyak bisa dilacak / trace adanya keluhan dimulai dari proses awal. Dengan ISO dapat juga membantu menghindari tumpang tindih pekerjaan/proses dan menempatkannya pada departemen yang sesuai.

Pada workshop tersebut juga disinggung apakah sudah dilakukan pencatatan atas suhu dan kelembaban dari gudang logistic maupun shelter. Hal ini sangat penting karena terkait dengan storage barang elektronik. Ternyata suhu dan kelembaban memiliki peran yang penting untuk menjaga produk elektronik tetap dalam kondisi baik maupun perangkat terjaga kinerjanya.

Saat ini ISO sudah sangat meluas perannya tidak hanya pada International Standards for Business namun juga dalam Government dan Society. Management Standard Iso juga mencakup ISO 9000/ISO 14000 yang merupakan standard quality management maupun environment management.

Airbus A300-200


Bisa dikatakan teknologi pesawat terbang dan ruang angkasa merupakan salah satu pencapaian tertinggi umat manusia. Kenapa - karena dengan teknologi tersebut manfaat dan kontribusi yang diberikan sangatlah besar. Manfaat itu merupakan efek domino yang mendorong manusia mencapai hasil yang lebih tinggi lagi. Kenapa efek domino, ilustrasi sederhananya begini. 20 dokter spesialis jantung dari berbagai Negara perlu meeting di genewa membahas pengembangan pengobatan jantung. Andaikan belum ada pesawat terbang, berapa lama waktu yang dibutuhkan mencapai genewa dari berbagai Negara bila lewat darat atau laut. Sudah waktu tempuh pergi dan pulang akan sangat lama karena jarak ribuan kilometer, ditambah mereka harus riset, meeting lagi dan seterusnya sehingga butuh mungkin bertahun-tahun. Dengan adanya pesawat terbang, jangankan meeting sebulan sekali, tiap minggupun dimungkinkan, sehingga waktu tempuh lebih singkat yang akan berdampak semakin cepatnya seminar, bahasan, riset dan konfirmasi lanjutan hingga mencapai hasil diharapkan guna kepentingan umat manusia.

Hal ini mendorong manusia selalu menggunakan moda angkutan udara ini manakala butuh menempuh jarak demikian jauh. Kategori jauh bisa disepakati jarak mulai dari 500, 1000, 10000 km atau lebih. Dengan pesawat terbang yang jelajahnya bisa diatas 10000 km dengan waktu tempuh 12 jam-an maka hanya inilah pilihan yang masuk akal saat ini. Barangkali untuk jarak 500 sampai 1000 km dengan tujuan santai mereka bisa saja memilih kereta api atau kapal laut. Namun guna fokus pada waktu dan pertimbangan bisnis misalnya moda udara-lah yang paling menjawab kebutuhan. Apalagi banyak pesawat terbang yang menawarkan tariff murah. Barangkali lima atau sepuluh tahun terakhir ini merupakan era penerbangan dimana tariff pesawat berlomba diturunkan hingga tidak jarang lebih murah dari tariff kereta api.

Tentu ada semacam trade off disini disamping berbagai keunggulan waktu, kenyamanan dan lainnya moda udara atas moda lainnya juga sekaligus memiliki sebuah kekurangan telak. Kekurangan disini terutama terkait dengan resiko bila terjadi kecelakaan dimana moda udara umumnya akan berpotensi kehilangan jiwa bagi penumpangnya jauh lebih besar ketimbang moda lainnya. Hal ini tak terbantahkan manakala manusia yang kodratnya hidup di darat, menghirup udara dan menopangkan pada sumber daya dari tanah mesti “terbang” di ketinggian 15000 sampai 45000 kaki. Secara alamiah ketinggian tersebut memiliki suhu sangat dingin dan tidak mungkin manusia bertahan hidup.

Sehingga kenapa berita hilangnya pesawat komersial milik Prancis jenis Airbus 330-200 rute Rio – Paris yang berjarak 9000-an km dengan 228 penumpangnya pada hari Senin, 1-Juni di atas lautan Atlantis menghenyakna banyak orang. Pesawat diperkirakan jatuh setelah terbang sekitar 4 jam dari 10-an jam seharusnya dengan kecepatan 800-an km per jam. Disamping sangat prihatin atas hilang dan meninggalnya ratusan penumpangnya dunia kembali tersadar atas “kemajuan” yang telah mereka raih dengan riset selama bertahun-tahun. Berbagai perkiraan dan hipotesa-pun mereka ajukan untuk mengetahui sebab yang paling mungkin atas hilangnya pesawat buatan tahun 2005 tersebut. Di media banyak diulas bahwa pesawat canggih era sekarang sudah didesain tahan menghadapi berbagai petir dan menghindari badai. Tentunya ditambah dengan factor manusianya seperti pilot handal dengan ribuan jam terbang, crew berpengalaman, serta navigasi canggih dan infrastrutur pendukung lainnya. Diakui bahwa moda udara masih merupakan salah satu yang teraman ketimbang moda lainnya secara hitungan statistic.

Musibah yang menimpa Airbus A330-200 kembali membuat dunia tercenung mengingat kecanggihan pesawat ini yang dikutip dari media sebagai berikut.

- Menurut Jaringan Keamanan Penerbangan, pesawat jenis ini tidak pernah mengalami kecelakaan fatal sejak uji coba pada 1994.
- Bermesin kembar, dirancang menempuh perjalanan jauh. Jet ini mampu mengangkut penumpang dengan kapasitas medium.
- Airbus A330-200 pertama kali beroperasi pada 1998.
- Jumlahnya di seluruh di dunia sebanyak 341.
- Panjang: 58,8 meter.
- Kapasitas: 253 penumpang dengan konfigurasi standar; 293 penumpang dalam konfigurasi dua kelas.
- Jangkauan maksimal: Hingga 12.500 kilometer. Ini memungkinkan menempuh perjalanan seperti Paris-Singapura, Paris-Los Angeles atau Dubai-London.
- Maskapai yang menggunakan pesawat ini termasuk Air France, KLM, Northwest Airlines, Jet Airways, Turkish Airlines, Air China, dan China Southern Airlines.

Berbagai pakar penerbangan mengajukan hipotesa bahwa kemungkina telah terjadi rangkaian kejadian yang sangat serius. Rangkaian disini ditekankan karena menjelaskan banyak musabab ketimbang sekedar petir atau arus angin yang kuat. Tentu penyebab itu akan terus dicari sampai ketemu guna antisipasi dan pengembangan penerbangan ke depan.

Memang yang namanya musibah dan hilangnya jiwa kapan dan dimanapun bisa terjadi. Jangankan di dalam pesawat yang terbang jauh di angkasa, di rumah atau di tempat tidurpun banyak manusia kehilangan jiwa-nya dengan berbagai sebab. Namun yang terpokok lainnya adalah kembali manusia diingatkan bahwa betapa kecil dan lemahnya mereka di depan Tuhan Yang Maha Besar. Bagaimana bumi, tata surya dan galaxy yang manusia bahkan belum dapat membayangkan luasnya merupakan ciptaan-NYA. Disinilah Tuhan seolah menegaskan hak mutlak NYA sebagai Maha Pencipta dan Maha Berkuasa atas hidup seluruh umat manusia. Kembali diingatkan setinggi dan sehebat apapun pencapaian manusia ternyata masih sangatlah rapuh dan jauh dari kesempurnaan.

Grand Indonesia


Bagaimana bila anda satu tahun saja berada di luar Jakarta. Tentu akan cukup banyak ketinggalan update / perkembangan dari ibukota yang merupakan salah satu kota terbesar dunia tersebut. Secara kebetulan seorang rekan minta ditemani ke Grand Indonesia karena ada janji dengan teman lamanya. Sang rekan belum tahu lokasi supermall tersebut meski sudah beberapa bulan tinggal kecuali sepotong info loaksinya di jalan Sudirman/Thamrin. Karena kita berdua belum tahu kendaraan diarahkan saja menyusuri jalan Thamrin. Baru lepas underpass dukuh atas beberapa menit kemudian di sebelah kiri jalan terlihat bangunan megah bertuliskan Grand Indonesia. Lantas kendaraan diarahkan memasuki parkir gedung yang dijaga satpam plus anjing pelacak, ehm jarang juga mall dijaga binatang galak ini. Selepas penjagaan kendaraan masuk halaman gedung dan dibelokan ke kiri mengikuti arah parkir di lantai 6 gedung.

Menyusuri mall terlihat bahwa bagian dalam mall ini megah, luas, mewah, prestige dan rasanya tidak kalah dengan yang ada di Singapura atau di negara maju lain. Kalau ada kebanggaan yang muncul tentu wajar saja karena ternyata negeri ini memiliki pusat perbelanjaan dan hiburan berlokasi persis di jantung ibukota serta menyuguhkan profile layaknya sebuah negara yang sudah maju. Keseluruhan Mall seluas 64 hektar yang konon pertama digagas oleh presiden Soekarno ini benar-benar lengkap. Meski ternyata Bung Karno belum bisa mewujudkan secara lengkap dan butuh sekian tahun dari sekian periode presiden toh pada akhirnya dapat menjadi kenyataan juga.

Rangkaian mall tersebut mencakup Shopping Town, Kempinski Residences, Menara BCA dan Hotel Indonesia yang pembangunannya konon menyedot anggaran sebesar US$242 juta atau setara dengan Rp. 2.4 trilliun yang dibiayai oleh raksasa rokok Indonesia, Djarum dengan kontrak 30 tahun Built, Operate & Transfer. Jumlah keseluruhan lantainya adalah 57 residences, 56 office tower, 8 mall dan 14 hotel yang bentangannya mencapai 25 hektar.

Mungkin baru kali ini anda berkesempatan melihat sebuah pertunjukan spektakuler berupa dancing water di sebauh supermall. Ternyata air pun bisa menari dengan indahnya dirangkai iringan musik dan lampu warna warni. Tarian air itu bisa membentuk berbagai garis, lengkung, liuk dan beragam bentuk yang sulit digambarkan dengan kata-kata kecuali menyaksikan langsung pertunjukan yang disuguhkan gratis di dalam mall. Pertunjukan atraktif lainnya adalah life musik di ground floor, kereta gantung dan tentunya masih banyak lagi.

Beragam menu kuliner bisa ditemui di dalamnya mulai dari masakan modern, tradisional, trend maupun yang regular. Anda bisa leluasa memilih menu mulai dari sate senayan, cwie mie malang, sampai dengan masakan korea dan jepang. Hanya sayang dengan lay out food court yang memberikan pilihan banyak menu, pengunjung cukup kesulitan mendapatkan duduk untuk menikmati makanan yang sudah dipesan dan dibayar. Membludaknya tamu tidak diimbangi dengan jumlah bangku dan meja yang selalu penuh pengunjung mendatangkan masalah tersendiri. Tidak jarang anda harus menunggu tamu lain selesai makan sambil menenteng nampan. Memang tersedia juga resto atau café yang menyediakan bangku-nya ekslusive di dalamnya sehingga tamu tidak mendapatkan kesulitan.

Canggihnya teknologi turut tergambar dari pemesanan makanan dan minuman yang menggunakan kartu. Anda cukup menyebutkan pesanan makan dan minum, kemudian petugas akan mengetik, selesai dan sebuah kartu tinggal dibawa ke kasir untuk dibayar. Struk pembayaran dipakai untuk mengambil pesanan.

Sementara di salah satu sisi mall berdiri cukup megah sebuah gerai buku ternama yang membuka gerainya full 2 lantai. Sabtu malam itu pengunjung memenuhi semua bagian gerai. Ruangan dan rak buku yang luas seakan tidak kuasa menampung melimpahnya pengunjung. Antusias dan perilaku hidup kota besar tergambarkan dengan berserakan dan porak poranda-nya susunan buku di lantai-lantai di bawahnya. Terlihat petugas toko buku kewalahan mengatur kembali beragam buku yang berserakan jauh dari kelompok rak-nya. Namun ya itulah resiko usaha, banyak tamu, pengunjung membludak, antrian kasir panjang dan tumpukan bukunya berantakan. Big business, big constrains.

Parkirpun sudah menggunakan sensor lampu untuk melihat dimana tersedia lot parker. Bila lot ditempati lampunya akan berwarna merah, namun bila kosong akan berwarna hijau. Entah karena masih relative baru, atau terlampau banyaknya mobil sabtu malam minggu itu dibutuhkan setengah sampai satu jam untuk mendapatkan sepotong lot parkir. Akhirnya jalur parallel ala parkir jalanan-pun ditempuh. Petugas juga kewalahan diprotes pengunjung yang kesulitan memarkir mobilnya. Penderitaan rupanya belum usai manakala butuh satu jam lebih untuk bisa turun dan keluar dari gedung. Rupanya antrian turun macet karena setiap lantai bertemu antrian keluar. Praktis perlu dua jam-an untuk urusan perparkiran. Apakah masalah parker hanya berbarengan saat week end saja atau memang lay out dan alur parkir-nya yang masih perlu dibenahi.

Terlepas dari berbagai hal, dari makin bertambahnya supermall di ibukota, dampak dan ekses-nya akan selalui ada. Pakar tata kota sering menjelaskan bahwa pusat perbelanjaan kurang tepat dibangun di tengah kota karena akan memacetkan jalanan dan menambah permasalahan social adalah hal yang tidak terbantahkan. Sementara bagi investor jelas memilih lokasi pusat kota dengan pertimbangan mudah dijangkau pengunjung. Dua kepentingan bertolak belakang tersebut akan selalu muncul.

Monaco Race 2009


Kejayaan Brawn GP terus berlanjut pada GP Monaco 2009 dimana mereka dominant dan menguasai finish dua teratas. Meski pada kualifikasi Kimi Ferari sempat menyodok di pole dua namun saat race Rubens tidak menemukan kesulitan berarti overtaking Kimi. Sirkuit Monaco yang ibarat lorong sempit dimana pembalap mesti ngantri dan hanya sedikit titik untuk overtaking memunculkan pendapat siapa yang di depan pada kualifikasi artinya sudah unggul 50% pada sesi race. Asumsi ini hamper benar manakala 8 terdepan hasil kualifikasi enam diantaranya finish dengan poin kecuali vettel dan kovalainen yang tidak finish karena accident. Dua pembalap yang masuk finish dengan poin adalah Alonso dan Bourdais dimana keduanya start dari posisi 9 dan 14.


Kedudukan konstruktor masih relative sama dimana papan atas ditempati Brawn-Mercedes, RBR Renault dan Toyota sementara papan tengah dihuni Ferari, McLaren dan Renault. Sisa tim tentunya menempati papan bawah. Ada lompatan significan dilakukan Ferari dimana saat ini tampil di 4 besar konstruktor seiring membaiknya performance pembalapnya yang finish 3 dan 4 pada GP Monaco yang merupakan seri 6. Sementara Toyota yang cukup mengesankan beberapa race terdahulu kali ini absent mendulang poin dimana duo pembalapnya Trulli dan Glock menjadi juru kunci akibat hasil kualifikasinya yang menempatkan start dari 18 dan 19. Sungguh lampu kuning bagi tim papan atas yang mulai dikejar poinnya oleh tim tengah.

Lomba itu sendiri barangkali hanya tampilan rutin dan membosankan apalagi di sirkuit “lorong” Monaco ini namun banyak hal menarik bila dicermati. Bagaimana Button meng-overlap Lewis, sang juara dunia 2008, head to head Vettel dengan Massa dan overtaking Rubens atas Kimi maupun strategi ban dan bbm oleh tim. Di tengah makin membaiknya kinerja Ferrari banyak tersiar kabar perseteruan antara tim kuda jingkrak atas rencana FIA memangkas budget untuk musim mendatang. Menjadi rahasia umum bahwa keberadaan Ferari sebagai tim besar dan legendaries dalam F-1 mendapat perhatian khusus dari bos FIA Bernie Eclestone. Puncaknya adalah ancaman Ferari untuk keluar dari gelaran F-1 dan sikap Eclestone yang semakin kurang bersahabat.

Patut disorot adalah kiprah Ross Brown, bos Brawn GP yang dengan naluri seorang ahli strategi membangun tim dan merekrut pembalap Honda, Button-Rubens yang sempat terancam tidak mendapat tempat di musim 2009 karena mundurnya Honda dari gelaran, ternyata hasilnya berbalik 360 derajat. Barangkali masih banyak yang ternganga bagaimana tim debutan yang mesinnya dipasok Mercedes yang tentunya performanya “tidak lebih baik” dari McLaren bisa memenangkan 5 dari 6 seri yang sudah dilombakan. Sekaligus kembali membuktikan bahwa paket aerodinamika dan strategi merupakan dua penentu keunggulan sebuah mobil disamping mesin, chasis, dan pembalap.

Patut pula dicermati kiprah Adrian Newey yang berada dibalik RBR Renault yang menghasilkan mobil kencang dipadu duet pembalap berbakatnya Weber dan Vettel yang menempatkannya sebagai konstruktor terbaik kedua sampai sesi Monaco ini.

DRIVER STANDINGS
01 Jenson Button 51
02 Rubens Barrichello 35
03 Sebastian Vettel 23
04 Mark Webber 19.5
05 Jarno Trulli 14.5
06 Timo Glock 12
07 Fernando Alonso 11
08 Kimi Räikkönen 9
09 Lewis Hamilton 9
10 Felipe Massa 8

Jadi akankah gelaran F-1 tetap menarik akan bertumpu pada perseteruan Button/Rubens mempertahankan kinerja, ancaman Vettel/Weber/Trulli/Glock, kebangkitan Kimi/Masa dan juga Kovalainen/Lewis, maupun kejutan Alonso. Always be there,,,,

Catalunya 2009 Race



Setelah berjalan empat seri nampak race catalunya ditunggu sebagai pembuktian. Setelah polemic tentang paket difusser yang berakhir legal dan hasil pengembangan mobil pada hasil empat race yang mencuatkan Brawn dan RBR Renault maka catalunya diharapkan pembuktian dari tim mana yang sebenarnya kuat. Nampak semua tim mengembangkan paket diffuser dan menunggu apakah doiminasi Brawn bisa tergoyahkan oleh trio McLaren-Ferari dan BMW. Namun hasil catalunya kembali membuktikan bahwa Brawn masih memiliki keunggulan atas pesaingnya. Melejitnya Vettel dan Weber yang membesut RBR Renault dengan dukungan direktur teknik Adrian Newey menjadi fenomena lain dari bersinarnya Brawn GP.

01 Jenson Button 41
02 Rubens Barrichello 27
03 Sebastian Vettel 23
04 Mark Webber 15.5
05 Jarno Trulli 14.5
06 Timo Glock 12
07 Lewis Hamilton 9
08 Fernando Alonso 9
09 Nick Heidfeld 6
10 Nico Rosberg 4.5

01 Brawn-Mercedes 68
02 RBR-Renault 38.5
03 Toyota 26.5
04 McLaren-Mercedes 13
05 Renault 9
06 BMW Sauber 6
07 Ferrari 6
08 Williams-Toyota 4.5
09 STR-Ferrari 4

Dari sesia kualifikasi dan race terlihat bahwa Ferari mulai menampakan hasilnya atas paket pengembangan mobil. Meski Kimi terganjal pada kualifikasi pertama dan start dari barisan belakang, Masa mulai menyumbangkan poin. Dalam race Masa mendapat peluang finish keempat namun terganjal strategi bbm dan harus merelakan dioverlap Vettel dan Alonso. Dengan menyumbang tiga poin ditambah sebelumnya Kimi juga tiga poin maka saat ini Ferari berada pada papan 7 konstruktor. Celakanya pesaingnya sudah melejit sedemikian jauh.

Bila diamati sampai race keliam terlihat ada tiga pembalap pada posisi puncak, tiga ditengah dan beberapa di bawah. Nampak trio Button- Rubens dan Vettel seolah meninggalkan pembalap lainnya. Berikutnya trio Webber-Trulli dan Glock bertengger pada papan tengah klasemen pembalap. Konstruktor tentu mengikuti perolehan poin dari pembalpnya sehingga tergambar tiga mobil papan atas, Brwan Mercedes- BRB Renault dan Toyota. Berikutnya ada dua tim di papan tengah yakni McLaren dan Renault disusul sisanya di papan bawah. Dua tim besar Ferari dan BMW sementara harus puas menghuni papan bawah.

Race catalunya kembali membuktikan sulitnya mendapatkan poin bagi tim sekaliber McLaren maupun Toyota yang sempat cukup menjanjikan pada kualifikasi. Tim Toyota tidak bisa secara konsisten mengikuti keberhasilan duet Brawn dan BRB dan harus puas tanpa poin atas kecelakaan Trully dan finish 10 bagi Glock.

Memang masih ada 12 race lagi untuk menyelesaikan musim balap 2009 dan race Monaco dan Turki bisa diharapkan menjadi serunya persaingan musim ini. Dan bisa ditunggu pembuktian dari Button - pembalap asal Inggris menjuarai race jet darat musim 2009 , kiprah Ruben- pembalap kawakan Brasil dan pembalap belia Vettel dari German yang diharapkan menggantikan legenda hidup Schummy. Serta 12 race pembuktian masih akan bangkitkah tim besar yang saat ini terseok-seok.
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog